Zidane : Kami Harusnya Menang dan Dapatkan Tiga Poin

Adriaticbasket.info – Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane merasa sangat kecewa dengan hasil timnya pada jornada ke-2 La Liga. El Real harus berbagi poin dengan Real Valladolid di Santiago Bernabue pada Sabtu,24 Agustus 2019. Laga itu pun membuat Madrid hanya mendapatkan satu poin saja.

Real Madrid sendiri menurukan skuat terbaiknya pada pertandingan tersebut, pemain seperti Gareth Bale, Karim Benzema, James Rodriguez, Toni Kroos dan Cassemiro dipastikan bermain pada laga itu. Mereka bahkan menggempur habis-habisan pertahanan lawan namun sayangnya kekokohan pertahanan Real Valladolid membua Madrid hanya berhasil mencetak satu gol saja yakni gol yang diciptakan oleh Karim Benzema pada menit ke-82.

Sayangnya hasil tersebut tidak bisa bertahan sampai pertandingan berakhir, gawang Keylor Navas harus dibobol pada menit 85. Alhasil pertandingan pun berjalan imbang dengan skor 1-1 dan membuat Madrid hanya berhasil mengantongi satu poin pada pertandingan ini.

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane merasa begitu kecewa dengan hasil yang di raih oleh timnya. Kendati para pemain sudah bermain dengan sangat bagus dengan menciptakan banyak peluang didalam kotak penalti.

”Kami banyak mendapatkan peluang emas di babak pertama, dan gol kami baru tercipta pada menit-menit menjelang waktu normal. Sangat disayangkan kami sebenarnya bisa mendapatkan tiga poin namun kami tidak bisa mendapatkannya.” ujar Zidane.

Dengan hasil tersebut membuat Loss Galticos harus puas dengan posisi kedua klasmen sementara La Liga dengan raihan empat poin. Mereka berada di bawah Sevilla dengan raihan enam poin dan bertengger di puncak klasmen.

Nicol : Lingard Seharusnya Dicadangkan Saja

Adriaticbasket.info – Fans Manchester United menilai jika Jesse Lingard merupakan pemain yang tidak layak untuk menjadi pemain inti di skuat utama MU saat ini. Mereka menilai statistik yang ditunjukan oleh pemain berusia 26 tahun itu bukan yang terbaik bahkan yang terburuk sebagai seorang gelandang serang.

Bahkan dari laporan Manchester Evening News jika Lingard adalah pemain yang tidak pernah memberikan assist kepada para pemain MU lainya. Bahkan pada musim ini ia hanya berhasil mencetak 1 gol saja itu pun di ajang Pra musim ketika melawan Ac Milan. Torehan itu membuat banyak Fans garis keras MU mengkritik penampilan dan ia seharusnya di cadangkan saja.

Dengan selalu menjadi pemain inti di skuat utama MU membuat pundit dari ESPN yakni Steve Nicol menyebutkan jika Lingard seharusnya hanya duduk di bangku cadangan karena tidak pantas untuk bermain dalam skuat inti klub. Ia justru sang pemain yang bermain dibelakang striker tidak bisa berbuat banyak untuk memberikan assist dan gol untuk sejauh ini dan Nicol sangat percaya jika Lingard adalah pemain paling beruntung yang tidak tersingkir dari skuat utama MU saat ini.

”Dia adalah pemain yang paling beruntung yang tidak mendapatkan sorotan tajam dari pada pemain lainya. Dia bermain sebagai gelandang bukan? namun hingga kini ia belum mencetak gol dan juga assist. Dan dia masih bermain dalam skuat utama dari musim lalu ia menjadi pemain yang lebih sering bermain jika tidak cedera. Mengapa ? ada apa yang terjadi?

”Banyak pemain yang memberikan assist meskipun tidak mencetak gol tetapi ia masih tetap dikritik bahkan harus beberapa kali duduk di bangku cadangan. Saya pikir itu tidak adil, kita melihat Lingard selalu bermain dari jaman Jose Mourinho dan dia tidak memiliki perkembangan yang berarti, ia bahkan kerap kehilangan bola dan gagal memberikan umpan.”

Mattéo Guendouzi Akan Segera di Perpanjang Kontraknya Oleh Arsenal


Adriaticbasket.info
–  Gelandang muda Arsenal yakni Mattéo Guendouzi menampilkan permaian terbaiknya dalam dua musim membela The Gunners. Dan sang pemain dikabarkan akan mendapatkan kontrak baru dari manajemen Arsenal dalam beberapa waktu kedepan.

Pemain berusia 20 tahun ini memang menunjukan potensinya sebagai salah satu gelandang muda terbaik ketika masih membela FC Lorient. Sang pemain pun langsung didatangkan pada musim lalu, karena manajer Unai Emery begitu terkesan dengan penampilannya di lini tengah.

Semenjak bergabung dengan Arsenal musim lalu Mattéo Guendouzi berhasil menjadi pemain utama yang tampil konsisten. Ia menjadi gelandang bertahan Arsenal yang kuat untuk mempertahankan bola dan juga menjaga kedalaman ketika mendapatkan serangan dari lawan.

Melihat kualitasnya dan usianya masih muda, membuat manajemen Arsenal akan segera menyiapkan kontrak baru untuk pemain asal Prancis itu. Mereka merasa jika Guendouzi bisa menjadi pemain masa depan Meriam London dalam beberapa tahun kedepan. Jadi mereka akan membuatnya bertahan sekuat tenaga.

Jangan salah pada musim lalu Mattéo Guendouzi berhasil memainkan total 45 pertandingan untuk Arsenal. Ia berduet dilini tengah Arsenal dengan Lucas Torreira, dan sang gelandang muda pun berhasil membuat lini tengah Arsenal tampil solid.

Sang pemain sendiri akan segera menandatangani kontrak berjangka panjang dengan Arsenal. Kabarnya kontrak tersebut akan mencapai lima musim kedepan. Dimana ia juga akan mendapatkan kenaikan gaji mencapai 150 ribu poundsterling per pekan. Yang awalnya ia hanya mendapatkan gaji mencapai 70 ribu poundsterling.

Kapten Real Madrid Sebut Tiga Poin di Ajang La Liga Lebih Penting Dari Hasil Pertandingan Pra Musim

Adriaticbasket.info – Real Madrid berhasil memutus serangkain hasil buruk di ajang  pra musim kemarin dengan menumpaskan Celta Vigo dengan skor telak di ajang La Liga pada pertandingan pertama musim 2019-2020. Madrid sendiri berhasil meraih kemenangan tersebut usai tampil tidak terlalu baik dalam pertandingan persahabatan. Dan pemain Madrid yang juga kapten Loss Blanccos Sergio Ramos menuturkan jika timnya sedang bangkit dari keterpurukan dengan berhasil mengamankan tiga poin penting di ajang Liga.

Pada laga kemarin Real Madrid berhasil mengalahkan tuan rumah Celta Vigo dengan skor 3-1 yang dimainkan pada 18 Agustus 2019 di Balaidos kadang Celta Vigo. El Real sendiri sempat mendapatkan tekanan sebelum Karim Benzema berhasil mencetak gol diikuti oleh Toni Kroos dan juga Lucas Vazquez. Keberhasilan Madrid memenangkan pertandingan sendiri bisa diacungkan jempol sebab mereka bermain dengan situasi 10 pemain dimana Luka Modric harus mendapatkan kartu merah dibabak kedua.

Nah, Sergio Ramos yang merupakan pemimpin di ruang ganti Santiago Bernabue pun menerangkan jika para koleganya yang bermain pada pertandingan melawan Celta Vigo mendapatkan kepercaya diri yang tinggi meski di ajang pra musim mereka tidak mendapatkan hasil yang kurang memuaskan dikarenakan mereka tidak fokus untuk memenangkan pra musim melainkan menguji ketahanan fisik mereka untuk kebugaran ketika bermain.

”Kami bermain bagus pada pertandingan di luar kandang karena kami sudah berlatih dengan baik. Hasil ini luar biasa karena kami sudah melakukan hal yang tepat di ajang pramusim dengan melatih kebugaran kami dengan sangat baik.”

”Kami memang tidak memulai musim dengan cukup layak terutama di ajang pra musim. Namun semua pemain lebih berkonsentrasi untuk menyiapkan segala aspek dalam segi fisik dan teknik. Saya pikir kemenangan dan tiga poin ini lebih penting dari pada hasil pra musim.” terang Ramos.

 

Kante : Saya Suka Dengan Peran Box To Box

Adriaticbasket.info – Pemain Chelsea yang kerap menjadi pembeda dilini tengah yakni N’golo Kante menyebutkan jika dirinya merasa santai dengan peran baru yang ia dapat dari manajer Frank Lampard. Peran baru dalam bermain tersebut adalah menjadi seorang gelandang Box To Bax dilini tengah The Blues.

Sudah bukan rahasial umum lagi seorang N’golo Kante dapat bermain dengan bagus dalam peran sebagai seorang gelandang bertahan. Ketika masih membela Leicester City ia menjadi pemain terbaik di lini tengah hingga membawa The Foxes dapat menjuarai ajang Premier League 2015 yang lalu.

Musim lalu ketika masih ditangani oleh manajer Maurizio Sarri, Kante kerap dimainkan sebagai gelandang Box To Box untuk mengawal Jorginho sebagai gelandang pengatur lini tengah. Peran Kante sendiri terbukti cukup baik ia banyak menutup serangan lawan hingga memutus aliran bola lawan yang sedang membangun serangan.

Berbicara kepada Goal,Uk Kante mengatakan jika dirinya cukup senang dengan bermain di posisi gelandang Box To Box. Sang pemain menjadi lebih nyaman karena posisinya memang disana.

”Itu adalah posisi Favorit saya.” terang Kante.

Kante menuturkan jika dirinya tidak terlalu beradaptasi dengan posisi barunya. Sebab ia sudah hafal dengan posisi tersebut dan harus melakukan hal apa yang dibutuhkan timnya ketika memulai penyerangan.

”Pasti, saya sudah mengetahuinya bagaimana saya harus bermain dan merebut bola serta membangun serangan dengan mencari pergerakan rekan setim saya.”

Kante juga menyebutkan jika Frank Lampard tidak terlalu mengubah posisinya sebab ia meminta gelandang timnas Prancis itu terus bermain dalam posisi seperti musim lalu.

”Iya, pada musim lalu saya bermain dalam posisi tersebut, jadi kini saya memainkan peran itu lagi sesuai arahan manajer.”

Neymar dipinta Barcelona Untuk Ajukan Transfer ke PSG

Adriaticbasket.info  –  Raksasa Barcelona dikabarkan sudah mencoba mendekati Neymar untuk memintanya untuk segera mengajukan namanya ke daftar jual PSG. Dengan demikian PSG akan melunak untuk melepaskan bintangnya tersebut kepada Barcelona pada bursa transfer musim panas ini.

Seperti yang sudah diketahui jika Barcelona memang sedang dalam tahap negosiasi dengan PSG untuk bisa merampungkan transfer Neymar. Mereka sudah mengirim direktur teknik mereka yakni Eric Abidal agar menegoasikan proses kepindahan bintang asal Brasil kembali ke Camp Nou.

Neymar memang sudah santer dikabarkan akan segera meninggalkan Paris Saint-Germain. Ia sudah tidak betah dengan terus berada di Parc De Princes bahkan ia beristeru dengan presiden PSG, Naeseer El Khadaffi. Sehingga pergi dari PSG adalah langkah yang tepat untuk memperbaiki citra buruknya.

Kabarnya Neymar sudah menghubungi Barcelona apakah dia masih bisa diterima lagi di Barcelona. Manajemen Barca sendiri menyambut langkah kepulangan Neymar pada bursa transfer musim panas ini. Namun kabar teranyar menyebutkan jika mereka meminta Neymar langsung mengajukan transfer kepada petinggi PSG. Barcelona merasa PSG setengah hati untuk melepas bintangnya sebab itu dengan niatan Neymar yang sudah mantap ingin pindah PSG tidak bisa melarang yang bersangkutan untuk tetap bertahan.

Solusi tersebut dinilai dapat berhasil membuat PSG bisa melepaskan Neymar, dikarenakan pemain asal Brasil itu akan membuat suana ruang ganti klub tidak akan harmonis. Dengan demikian PSG bisa segera melepas Neymar dair klub pada musim ini. Alasan Barca meminta Neymar untuk segera mengajukan transfer kepada klubnya bukan tanpa alasan. Sebab Barca masih kesulitan untuk menebus harga Neymar yang dibandrol PSG mencapai 300 juta euro.

Madrid Tepis Rumour Akan Pinjamkan Luka Jovic

Adriaticbasket.info –  Real Madrid sempat di isukan akan meminjamkan striker anyar mereka yang bergabung pada musim ini, yaitu Luka Jovic. Mereka kabarnya sedang mencari klub yang siap menampung penyerang timnas Kroasia ini. Namun kabar tersebut diberitakan hanya kabar palsu, sebab Madrid tidak memiliki keinginan untuk meminjamkan Jovic dikarenakan mereka membutuhkan sang penyerang pada musim ini.

Luka Jovic sendiri didatangkan oleh Real Madrid dari  Eintracht Frankfurt dengan bandrol mencapai 60 juta euro. Sang penyerang menjadi pemain termahal kedua yang direkrut oleh Loss Blanccos pada musim panas ini.

Namun sesudah bergabung kabarnya Zinedine Zidane kurang puas dengan adaptasi Jovic di Santiago Bernabue. Ia merasakan jika sang penyerang masih membutukan waktu untuk bisa bermain dengan skuat utama. Itu sebabnya meminjamkan Jovic ke klub lain adalah solusi terbaik saat ini.

Sayangnya laporan terkini Marca menyebutkan jika kabar Madrid yang akan meminjamkan Jovic ke klub lain adalah kabar bohong. Pelatih Zidane justru mendatangkan Luka Jovic untuk menjadi penerus Karim Benzema yang sudah menua. Alasan tersebutlah yang membuat Madrid ogah melepaskan penyerang yang baru dibeli itu. Apalagi pada musim ini El Real hanya memiliki tiga striker saja dan kemungkinan Mariano Diaz pergi juga sangat besar.

Dengan performa yang menurun Madrid kabarnya tidak memperdulikan akan hal itu, mereka merasa wajar melihat sang striker belum mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Karena ia perlu beradaptasi dengan lingkungan baru seperti Spanyol. Mereka juga yakin jika potensi Luka Jovic dapat menjadi dia sebagai striker yang menakutkan dimasa depan.

Lionel Messi di Beritakan Telepon Neymar Untuk Tolak Real Madrid

Adriaticbasket.info – Kapten Barcelona, yakni Lionel Messi diberitakan langsung menelepon Neymar karena mendengar Real Madrid juga ingin mendatakannya pada musim ini. Messi langsung berbicara dengan Neymar lewat telepon. Ia meminta Neymar untuk kembali ke Barcelona dan menolak Real Madrid yang kabarnya tengah bernegosiasi dengan PSG.

Nama Neymar sedang menjadi perbincangan banyak hal, mengingat ia sudah disingkirkan dalam Mershendise Store PSG. Dengan demikian mustahil melihat pemain timnas Brasil ini akan bertahan di Parc De Princes. Nah, dengan situasinya tersebut membuat kedua klub top erop seperti Real Madrid dan juga Barcelona ingin membawanya kembali ke La Liga.

Teranyar kalau fans garis keras Psg, Ultras sudah meminta Neymar untuk segera pergi dari Prancis. Kerena mereka merasa ia adalah pemain bajingan yang terlalu banyak gaya. Dengan situasi tersebut membuat manajemen PSG ingin segera melepas sang pemain pada bursa transfer musim panas ini.

Rekan Neymar di Psg sendiri sudah mencoba meminta pemain berusia 27 tahun itu untuk tetap bertahan di klub. Tetapi dengan momen Ultras dan manajemen PSG yang sudah dibuat pusing tujuh keliling akan sangat sulit bagi Neymar untuk bertahan di Prancis.

Barcelona sendiri sudah mendalami situasi Neymar dalam satu bulan terakhir, mereka tertarik untuk mendatangkan kembali Neymar ke Camp Nou. Namun keuangan mereka tidak memadai, mereka sudah terlanjur mendatangkan Antoine Griezmann dengan harga mahal sementara dana keuangan mereka semakin menipis.

Sedangkan rival abadi Barca, yakni Real Madrid kabarnya sudah mulai menikung Barcelona dalam perburuaan Neymar. Bahkan manjamen El Real sudah menawarkan Luka Modric atau Gareth Bale dalam bagian kesepatakan untuk mendatangkan kembali Neymar.

Bahkan kabarnya Lionel Messi dilaporkan sudah menelepon Neymar, untuk memintanya kembali ke Camp Nou. Ia meminta agar Neymar menolak tawaran Real Madrid demi menjaga pertemanan yang sudah lama mereka jalani.

David Moyes : Saya Punya Kesempatan Datangkan Harry Maguire

Adriaticbasket.info – Eks manajer Manchester United, David Moyes mengungkapkan jika dirinya pernah memiliki kesempatan untuk mendatangkan bek anyar MU, Harry Maguire yang baru bergabung pada musim panas ini. Hal itu diungkapkan Moyes ketika ia masih menangani MU pada 2013 yang lalu.

Maguire sendiri menjadi pemain yang banyak diperbincangkan ketika ia berhasil tampil bagus bersama The Three Lions Inggris pada ajang Piala Dunia. Ia menjadi pilar utama di timnas Inggris hingga mereka berhasil mencapai semifinal. Melihat kehebatan itu membuat Leicester City langsung merekrutnya dari Hull City pada 2017 yang lalu.

Bermain bersama Leicester selama dua musim sudah cukup membuat Maguire diminati banyak klub. Ia akhirnya bergabung dengan Manchester United dengan bandrol mencapai 80 juta poundsterling. Tidak mudah MU mendapatkan Harry Maguire dari The Foxes, mereka hampir gagal dan bahkan ditikung oleh Manchester City.

David Moyes yang hanya bertahan tujuh bulan bersama MU, menerangkan jika dirinya sebenarnya memiliki kesempatan mendatangkan Maguire. Kala itu sang pemain masih begitu muda dan manajemen MU kemungkinan ragu untuk mendatakannya.

”Iya, itu benar. Kami memiliki kesempatan mendatakannya, ia pada saat itu masih begitu muda mungkin berusia 19 tahun. Kami tidak jadi mendatangkanya namun kami memberikan menandainya.”

Moyes menambahkan jika ia sudah memiliki informasi tentang kualitas yang bisa dia dapatkan dari Maguire ketika masih muda. Ia melihat Maguire memiliki potensi untuk menjadi bek yang bagus dimasa depan.

”Saya menandai banyak pemain-pemain yang bermain di Championsip. Salah satunya adalah tim Cahil yang bagus untuk Everton.”

”Dia Harry Maguire sudah pernah saya amati ketika dirinya masih bermain untuk Preston North End. Anda melihat kala itu ia sangat muda dengan bokongvbesar dan tubuh yang begitu tinggi. Saya merasa dia akan menjadi sangat besar ketika dia nantinya dewasa.”

Namun Moyes tidak mendatangkan Maguire karena dirinya masih begitu yakin dengan pemain seperti Vidic dan Ferdinand yang masih bermain kala itu.

”Saat saya tiba di United, kami masih memiliki Nemanja dan juga Rio Ferdinand, lalu kami memiliki Johny Evans, Jones dan juga Chris Smalling. Dengan skuat itu rasanya mustahil untuk mendatangkan pemain seperti Harry kedalam skuat. Ia akan sulit mendapatkan jam bermain dan berkembang hingga seperti ini.” terang Moyes.

Pogba : Kami Cukup Hoki Lawan Chelsea

Adriaticbasket.info – Gelandang Manchester United, Paul Pogba mengatakan jika timnya sedang dalam momentum keberuntungan ketika berhasil menang melawan Chelsea pada Minggu kemarin. MUsendiri berhasil memenangkan pertandingan tersebut dengan skor telak 4-0 di Old Trafford.

Pertandingan tersebut merupakan laga pertama Premier League dipekan pertama, dan MU berhasil berhasil tampil fenomenal dimana mereka juga berhasil Clean Sheat. Akan tetapi gelandang Paul Pogba mengatakan jika dirinya merasa ada sedikit kebruntungan Setan Merah bisa memenangkan pertandingan dengan skor telak.

Sebenarny Chelsea sempat memiliki peluang emas sebelum MU berhasil mencetak gol pertama. Cheslea mengancam lewati Tammy Abraham yang membentur mistar gawang dan kelang beberapa menit Emerson juga berhasil melakukan sepakan yang juga terkena tiang gawang United.

Pogba yang bermain sedikit mendalam pun mengungkapkan jika timnya tidak terlalu baik pada babak pertama. Bahkan Chelsea lebih dominan untuk menciptakan peluang dari pada mereka dibabak halftime.

”Pada babak pertama sendiri kami kalah dalam aspek menguasai bola dan juga menciptakan peluang.” terang Pogba.

Namun Pogba menjelaskan jika pada babak kedua timnya berhasil bangkit dan mencetak tiga gol. Dengan berhasil bangkit di babak kedua membuat Pogba menyakini hal itu membuat mereka berhasil menang.

”Kami berhasil memenangkan pertandingan usai kami berhasil mengusai bola dan menciptakan peluang karena beberapa perubahan yang kami lakukan.” terang Pogba.

”Babak pertama kami unggul lewat penalti, kami begitu hoki akan hal itu.”

”Tetapi pada babak kedua kami berhasil mengubah jalannya pertandingan termasuk gol Martial dan juga Marcus.  Dan kami berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan itu sangat bagus untuk performa kami.”