Eks Direktur Olahraga As Roma, Sebut Jika Arsenal Tengah Melakukan Perubahan di Sepak Bola Baru

Para Pemain Arsenal Terlihat Sedang Dalam Selebrasi Ketika Melawan Crystal Palace

Adriaticbasket.info = Mantan direktur olahraga AS Roma yaitu Monchi memberikan pujian setinggi langit kepada Arsenal yang ia nilai sebagai klub yang pintar dalam melakukan penandatangan pemain baru pada bursa transfer. Tidak hanya itu pembangunan yang dilakukan oleh manajemen The Gunners mulai terlihat dengan gaya bermain yang dimainkan oleh klub asuhan Unai Emery tersebut.

Arsenal sendiri memang sempat mengalami momen yang kurang baik ketika Arsene Wenger menjabat dimasa – masa akhirnya sebagai pelatih Arsenal. Performa buruk yang ditunjukan oleh skuat Arsenal dalam masa kepemimpinan Arsenal pun membuat dirinya mendapatkan serangan kritikan yang begitu tajam. Sehingga membuatnya harus terpaksa mengundurkan diri sebagai pelatih klub pada musim 2017 yang lalu dan digantikan oleh Unai Emery pada musim berikutnya.

Namun menurut Monchi ia begitu terkesan dengan bursa transfer yang dilakukan oleh Arsenal dalam dua musim terakhir. Ia begitu percaya jika cepat atau lambat Meriam London akan mampu menunjukan tim yang menyajikan permainan modern. Dirinya juga menyebutkan apa yang dilakukan oleh Arsene Wenger juga tidak salah, menurut Monchi klub tidak mendatangkan pemain bintang karena mereka tengah melakukan pembangunan jangka panjang. Dimana para pemain akademi mereka tengah dikembangkan, lalu membangun kapasitas Stadion. Hal itu jelas membuat klub harus cukup melakukan Save Money agar bisa memberikan ketenangan dalam segi anggaran.

”Dalam sepak bola sekarang kita tahu klub selalu dilihat dari hasil yang mereka capai.” ucap Monchi.

”Mereka Arsenal sudah melakukan hal terbaik dimana mereka menyimpan talenta terbaik pemain muda mereka dan membangun stadion.” ucap Monchi.

 

Madrid Tepis Rumour Akan Pinjamkan Luka Jovic

Adriaticbasket.info –  Real Madrid sempat di isukan akan meminjamkan striker anyar mereka yang bergabung pada musim ini, yaitu Luka Jovic. Mereka kabarnya sedang mencari klub yang siap menampung penyerang timnas Kroasia ini. Namun kabar tersebut diberitakan hanya kabar palsu, sebab Madrid tidak memiliki keinginan untuk meminjamkan Jovic dikarenakan mereka membutuhkan sang penyerang pada musim ini.

Luka Jovic sendiri didatangkan oleh Real Madrid dari  Eintracht Frankfurt dengan bandrol mencapai 60 juta euro. Sang penyerang menjadi pemain termahal kedua yang direkrut oleh Loss Blanccos pada musim panas ini.

Namun sesudah bergabung kabarnya Zinedine Zidane kurang puas dengan adaptasi Jovic di Santiago Bernabue. Ia merasakan jika sang penyerang masih membutukan waktu untuk bisa bermain dengan skuat utama. Itu sebabnya meminjamkan Jovic ke klub lain adalah solusi terbaik saat ini.

Sayangnya laporan terkini Marca menyebutkan jika kabar Madrid yang akan meminjamkan Jovic ke klub lain adalah kabar bohong. Pelatih Zidane justru mendatangkan Luka Jovic untuk menjadi penerus Karim Benzema yang sudah menua. Alasan tersebutlah yang membuat Madrid ogah melepaskan penyerang yang baru dibeli itu. Apalagi pada musim ini El Real hanya memiliki tiga striker saja dan kemungkinan Mariano Diaz pergi juga sangat besar.

Dengan performa yang menurun Madrid kabarnya tidak memperdulikan akan hal itu, mereka merasa wajar melihat sang striker belum mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Karena ia perlu beradaptasi dengan lingkungan baru seperti Spanyol. Mereka juga yakin jika potensi Luka Jovic dapat menjadi dia sebagai striker yang menakutkan dimasa depan.

Kloop : Akan Banyak Tim Yang Ingin Berjumpa Dengan Liverpool

Adriaticbasket.info  –  Liverpool pada musim lalu memang tampil begitu menakutkan mereka berhasil menjuarai ajang Liga Champions 2018-2019. Bahkan tim seperti Barcelona yang berhasil unggul telak di Cam Nou 3 gol tanpa balas di ajang Liga Champions harus tersingkir usai bertandang ke Anfield dengan skor 4-0. Keberhasilan Liverpool menjuarai ajang Liga Champions setidaknya membuat mereka menjadi tim yang begitu disegani dan membuat karakter mereka lebih matang dalam ajang benua eropa.

Meski pada awal musim ini penampilan pramusim Liverpool tidak terlalu sempurna mereka juga harus kalah diajang Community Shield melawan Manchester City dengan drama penalti. Namun tidak serta merta penampilan mereka akan melemah. Jurgen Klopp selaku manajer Liverpool sangat percaya jika timnya sudah sangat siap untuk mengaurungi musim kompetisi baru.

Klopp tetap akan memprioritaskan Priemer League pada musim ini, dan berharap timnya bisa tampil lebih bagus dari pada musim lalu. Sebab pada musim lalu merek hanya berhasil menjadi RunnerUp dengan raihan 97 poin yang bukan pencapaian sembarangan. Dan ia juga yakin akan banyak klub yang merasa takut untuk melawan mereka dalam sebuah pertandingan.

Pelatih asal Jerman ini percaya jika klub top diluar sana juga akan sangat termotivasi untuk berjumpa melawan Liverpool yang merupakan jawara Liga Champions musim lalu. Tapi ia meminta timnya untuk terus berlatih lebih keras dan melupakan pencapaian yang sudah mereka raih dengan harapan meraihnya lebih baik lagi pada musim ini.

”Pasti, kami akan menjadi tim yang sangat dinantikan untuk dilawan. Namun kami sudah mempersiapkan hal itu.” terang Kloop dalam situs resmi Liverpool.

”Kami sudah mempersiapkannya jika ada klub yang ingin bermain melawan kami. Mereka akan semakin termotivasi untuk bertanding. Yang saya harapkan adalah kami harus tetap lapar dan melupakan apa yang kami dapatkan musim lalu. Dan yang terpenting adalah bagaimana tim ini selalu ditakuti lawan-lawan anda.” beber Klopp.

David Moyes : Saya Punya Kesempatan Datangkan Harry Maguire

Adriaticbasket.info – Eks manajer Manchester United, David Moyes mengungkapkan jika dirinya pernah memiliki kesempatan untuk mendatangkan bek anyar MU, Harry Maguire yang baru bergabung pada musim panas ini. Hal itu diungkapkan Moyes ketika ia masih menangani MU pada 2013 yang lalu.

Maguire sendiri menjadi pemain yang banyak diperbincangkan ketika ia berhasil tampil bagus bersama The Three Lions Inggris pada ajang Piala Dunia. Ia menjadi pilar utama di timnas Inggris hingga mereka berhasil mencapai semifinal. Melihat kehebatan itu membuat Leicester City langsung merekrutnya dari Hull City pada 2017 yang lalu.

Bermain bersama Leicester selama dua musim sudah cukup membuat Maguire diminati banyak klub. Ia akhirnya bergabung dengan Manchester United dengan bandrol mencapai 80 juta poundsterling. Tidak mudah MU mendapatkan Harry Maguire dari The Foxes, mereka hampir gagal dan bahkan ditikung oleh Manchester City.

David Moyes yang hanya bertahan tujuh bulan bersama MU, menerangkan jika dirinya sebenarnya memiliki kesempatan mendatangkan Maguire. Kala itu sang pemain masih begitu muda dan manajemen MU kemungkinan ragu untuk mendatakannya.

”Iya, itu benar. Kami memiliki kesempatan mendatakannya, ia pada saat itu masih begitu muda mungkin berusia 19 tahun. Kami tidak jadi mendatangkanya namun kami memberikan menandainya.”

Moyes menambahkan jika ia sudah memiliki informasi tentang kualitas yang bisa dia dapatkan dari Maguire ketika masih muda. Ia melihat Maguire memiliki potensi untuk menjadi bek yang bagus dimasa depan.

”Saya menandai banyak pemain-pemain yang bermain di Championsip. Salah satunya adalah tim Cahil yang bagus untuk Everton.”

”Dia Harry Maguire sudah pernah saya amati ketika dirinya masih bermain untuk Preston North End. Anda melihat kala itu ia sangat muda dengan bokongvbesar dan tubuh yang begitu tinggi. Saya merasa dia akan menjadi sangat besar ketika dia nantinya dewasa.”

Namun Moyes tidak mendatangkan Maguire karena dirinya masih begitu yakin dengan pemain seperti Vidic dan Ferdinand yang masih bermain kala itu.

”Saat saya tiba di United, kami masih memiliki Nemanja dan juga Rio Ferdinand, lalu kami memiliki Johny Evans, Jones dan juga Chris Smalling. Dengan skuat itu rasanya mustahil untuk mendatangkan pemain seperti Harry kedalam skuat. Ia akan sulit mendapatkan jam bermain dan berkembang hingga seperti ini.” terang Moyes.

Kami Cukup Hoki Lawan Chelsea

Adriaticbasket.info – Gelandang Manchester United, Paul Pogba mengatakan jika timnya sedang dalam momentum keberuntungan ketika berhasil menang melawan Chelsea pada Minggu kemarin. MUsendiri berhasil memenangkan pertandingan tersebut dengan skor telak 4-0 di Old Trafford.

Pertandingan tersebut merupakan laga pertama Premier League dipekan pertama, dan MU berhasil berhasil tampil fenomenal dimana mereka juga berhasil Clean Sheat. Akan tetapi gelandang Paul Pogba mengatakan jika dirinya merasa ada sedikit kebruntungan Setan Merah bisa memenangkan pertandingan dengan skor telak.

Sebenarny Chelsea sempat memiliki peluang emas sebelum MU berhasil mencetak gol pertama. Cheslea mengancam lewati Tammy Abraham yang membentur mistar gawang dan kelang beberapa menit Emerson juga berhasil melakukan sepakan yang juga terkena tiang gawang United.

Pogba yang bermain sedikit mendalam pun mengungkapkan jika timnya tidak terlalu baik pada babak pertama. Bahkan Chelsea lebih dominan untuk menciptakan peluang dari pada mereka dibabak halftime.

”Pada babak pertama sendiri kami kalah dalam aspek menguasai bola dan juga menciptakan peluang.” terang Pogba.

Namun Pogba menjelaskan jika pada babak kedua timnya berhasil bangkit dan mencetak tiga gol. Dengan berhasil bangkit di babak kedua membuat Pogba menyakini hal itu membuat mereka berhasil menang.

”Kami berhasil memenangkan pertandingan usai kami berhasil mengusai bola dan menciptakan peluang karena beberapa perubahan yang kami lakukan.” terang Pogba.

”Babak pertama kami unggul lewat penalti, kami begitu hoki akan hal itu.”

”Tetapi pada babak kedua kami berhasil mengubah jalannya pertandingan termasuk gol Martial dan juga Marcus.  Dan kami berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan itu sangat bagus untuk performa kami.”

Scholes : MU Tidak Datangkan Gelandang Baru Tidak Masalah

Adriaticbasket.info  –  Mantan pemain Manchester United yakni Paul Scholes menerangkan jika dirinya tidak mempermasalahkan MU yang tidak mendatangkan seorang gelandnag baru pada bursa transfer musim panas ini. Ia menambahkan jika timnya tetap akan bagus meski tidak mendapatkan amunisi di sektor lini tengah.

Saat ini MU tercatat hanya memiliki lima gelandang yang beropersai dilini tengah, dan hanya tiga pemain yang dinilai masuk dalam skuat utama musim panas ini. Musim lalu mereka sudah kehilangan pemain seperti Maourane Fellaini dan Ander Herrera yang pergi meninggalkan klub. Nah, pada bursa transfer kemarin MU bahkan tidak mencari pemain baru yang bisa menggantikan posisi yang ditinggalkan dua pemain tersebut.

Scholes yang pernah bermain sebagai gelandang United dimasa lalu ikut berkomentar bagaimana reakasi klub yang tidak mendatangkan pemain baru diposisi gelandang.

”Tidak masalah mereka tidak mendapatkan seorang gelandang baru musim ini, mereka tetap bisa cukup baik.”

”Mereka masih memiliki MC Tominay, saya pikir manajer masih bisa bernafas lega karena MC bisa bermain sebagai gelandang bertahan yang cukup bagus. Sementara Nemanja Matic sudah dimakan usia, ia mungkin bisa menjadi pelapis atau bermain dalam beberapa pertandingan saja.”

”Mereka juga masih memiliki Paul, jika dia bermain dengan baik saya pikir lini tengah mereka tidak akan masalah. Karena Tominay akan berada sedikit dibelakangnya untuk menjadi gelandang bertahan.”

”Lalu ada nama Fred, kita tahu Fred merupakan pemain yang begitu bagus jika dirinya bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Sedangkan Andreas Pereira juga tidak buruk ia bermain bagus di pramusim kemarin.”

Kante : Saya Suka Dengan Peran Box To Box

Adriaticbasket.info – Pemain Chelsea yang kerap menjadi pembeda dilini tengah yakni N’golo Kante menyebutkan jika dirinya merasa santai dengan peran baru yang ia dapat dari manajer Frank Lampard. Peran baru dalam bermain tersebut adalah menjadi seorang gelandang Box To Bax dilini tengah The Blues.

Sudah bukan rahasial umum lagi seorang N’golo Kante dapat bermain dengan bagus dalam peran sebagai seorang gelandang bertahan. Ketika masih membela Leicester City ia menjadi pemain terbaik di lini tengah hingga membawa The Foxes dapat menjuarai ajang Premier League 2015 yang lalu.

Musim lalu ketika masih ditangani oleh manajer Maurizio Sarri, Kante kerap dimainkan sebagai gelandang Box To Box untuk mengawal Jorginho sebagai gelandang pengatur lini tengah. Peran Kante sendiri terbukti cukup baik ia banyak menutup serangan lawan hingga memutus aliran bola lawan yang sedang membangun serangan.

Berbicara kepada Goal,Uk Kante mengatakan jika dirinya cukup senang dengan bermain di posisi gelandang Box To Box. Sang pemain menjadi lebih nyaman karena posisinya memang disana.

”Itu adalah posisi Favorit saya.” terang Kante.

Kante menuturkan jika dirinya tidak terlalu beradaptasi dengan posisi barunya. Sebab ia sudah hafal dengan posisi tersebut dan harus melakukan hal apa yang dibutuhkan timnya ketika memulai penyerangan.

”Pasti, saya sudah mengetahuinya bagaimana saya harus bermain dan merebut bola serta membangun serangan dengan mencari pergerakan rekan setim saya.”

Kante juga menyebutkan jika Frank Lampard tidak terlalu mengubah posisinya sebab ia meminta gelandang timnas Prancis itu terus bermain dalam posisi seperti musim lalu.

”Iya, pada musim lalu saya bermain dalam posisi tersebut, jadi kini saya memainkan peran itu lagi sesuai arahan manajer.”

Zidane Minta Manajemen Real Madrid Untuk Datangkan Pogba Pada Januari

Adriaticbasket.info – Dengan berbagai hasil minor yang didapatkan Real Madrid membuat pelatih Zinedine Zidane merasa frustrasi. Beberapa orang dalam yang tidak mau menyebutkan idientitas melaporkan jika Zidane tengah memohon kepada Florentino Perez untuk mau membeli Paul Pogba pada bursa transfer Januari 2020 mendatang.

Ia berharap kehadiran Pogba bisa menyelamatkan Real Madrid dari situasi yang kurang mendukung. Mengingat di ajang Liga Champions Madrid tidak mandapatkan hasil yang kurang baik. Hingga kini Karim Benzema dkk terancam tidak bisa lolos ke babak 16 besar Liga Champions karena baru berhasil meraih satu angka saja.

Real Madrid sendiri sudah berhasil mendatangkan lima pemain baru dimana Eden Hazard merupakan pembelian termahal mereka dengan nominal 100 juta euro. Namun sayang bintang asal Belgia itu tidak mampu memberikan perbedaan untuk hasil-hasil yang diraih oleh Real Madrid.

Kebrobrokan penampilan Real Madrid juga ditenggarai lini tengah mereka yang tidak padu. Sebab pemain seperti Luka Modric dan juga Toni Kroos mulai mengalami penurunan performa yang membuat mereka kerap gagal memberikan dampak instan dilini tengah klub.

Sebenarnya langkah Real Madrid untuk mendatangkan Pogba sempat terbuka pada jendela transfer kemarin. Sebab sang pemain sudah membuka peluang untuk bergabung dengan berkomentar di media. Namun sayang Madrid tidak mampu menyakini MU untuk melepas Pogba karena yang bersangkutan memutuskan bertahan karena dibujuk oleh Ole Gunnar Solskjaer.

Kini kans Real Madrid untuk membeli Pogba masih terbuka, tetapi mereka diyakini tidak akan mudah untuk membeli sang gelandang pada Januari mendatang. Mereka diyakini harus menyiapkan dana mencapai 160 juta euro untuk bisa membeli sang pemain nanti.

Nemaja Matic Jadi Buruan Selanjutnya Antonio Conte

Adriaticbasket.info – Pelatih Inter Milan yaitu Antonio Conte dikabarkan meminta manajemen Inter untuk bisa merekrut Nemanja Matic pada musim depan. Conte merasa kedalaman skuatnya masih kurang cukup kuat terutama di pos gelandang tengah.

Inter Milan sejauh ini cukup mengejutkan karena mereka berhasil menjadi pemuncak klasmen sementara Serie A. Mereka meraih semua kemenagan dengan rekor 100 persen dan berhasil mengemas 18 poin dari enam pertandingan di Serie A.

Dengan penampilan skuat Inter Milan pada musim panas ini, masih belum membuat Antonio Conte merasa benar-benar yakin. Ia menilai jika timnya masih membutuhkan sosok pemain yang mampu memberikan rasa ketenangan dilini tengah dan memiliki pengalaman yang luar biasa untuk bisa memberikan atmosfer yang berbeda di ruang ganti klub.

Nah, ada satu pemain yang dimasukan oleh Conte kedalam daftar belanja Inter Milan pada bursa transfer Januari 2020 mendatang. Pemain tersebut adalah gelandang milik Manchester United yaitu Nemanja Matic.

Nemanja Matic dinilai pemain yang dibutuhkan saat ini oleh Antonio Conte. Matic maupun Conte sendiri pernah saling bekerja sama selama satu musim tepatnya pada musim 2016 yang lalu. Kala itu keduanya mampu membawa Chelsea menjuarai Premier League.

Sementara masa depan Nemaja Matic di Man United sedang situasi yang kurang jelas. Sebab manajer Ole Gunnar Solskjaer kabarnya lebih mempercayakan pos lini tengah kepada pemain muda MC Tominay. Sedangkan kontrak dari Matic sendiri akan habis pada Juni2020 mendatang.

Keinginan Inter Milan untuk bisa mendatangkan Matic dari MU jelas terbuka sangat lebar. Jika pun mereka gagal mendapatkan Matic pada jendela transfer Januari mendatang mereka bisa membawa pemain berusia 31 tahun itu dengan status gratis pada Juni nanti.

Real Madrid Jadikan Donny Van De Beek Altenatif Pogba

Adriaticbasket.info – Raksasa Laliga, Real Madrid dikabarkan akan segera mencoba altenatif lain karena rencana mereka untuk mendatangkan Paul Pogba ke Santiago Bernaabue tampaknya mustahil untuk terwujud. Dengan demikian management klub mulai mengontak gelandang milik Ajax Amsterdam, Donny Van De Beek.

Keinginan Real Madrid sendiri pada saat ini adalah mendatangkan Paul Pogba, dimana mereka membutuhkan seorang gelandang untuk menggantikan peran Luka Modrid yang sudah dimakan usia. Apalagi musim ini mereka juga tengah dibuat pusing oleh Marco Asensio yang harus mengalami cedera lutut parah sehingga membuatnya harus absen sekitar semusim kedepan.

Zidane sendiri selaku pelatih Madrid sudah memohon management Madrid untuk mendatangkan Pogba musim ini. Karena  pelatih asal Prancis itu ingin pemain berusia 26 tahun itu menjadi jantung permainannya. Kendati demikian Florentino Perez masih ragu untuk mengeluarkan uang dengan jumlah banyak demi memboyong eks gelandang Juventus ini.

Yang menjadi persoalannya adah Madrid yang enggan untuk menuruti permintaan dari pihak Manchester United yang mematok harga mencapai 180 juta poundsterling untuk Pogba. Hal itu dinilai tidak realistis melihat Madrid sudah mengeluarkan dana mencapai 300 juta euro pada musim ini salah satunya mendaratkan Eden Hazard dari Chelsea mencapai 100 juta euro.

Melihat kondisi seperti itu membuat Real Madrid langsung mengibarkan bendera putih untuk mendatangkan Pogba. Seperti yang diberitakan oleh Telegrap jika Los Blanccos tengah mencoba mendatangkan gelandang milik Ajax Amsterdam yang tampil hebat musim lalu yakni Donny Van De Beek. Sang gelandang berhasil mencetak 17 gol dan 13 assist disemua pertandingan musim lalu. Sehingga ia menjadi pemain terbaik di Liga Belanda.

Tidak hanya itu, alasan Madrid ingin mendatangkan Van De Beek adalah harga yang lebih terjangkau dari pada Pogba yang hampir tiga lipat. Ajax sendiri kabarnya membandrol pemain berusia 24 itu dengan harga mencapai 65 juta poundsterling.

Klub berjuluk Loss Galaticos itu memang sedang mengalami musim yang sulit selepas ditinggal Cristiano Ronaldo. Pada pertandingan pramusim kemarin saja, mereka harus babak belur melawan Atletico Madrid dengan skor 7-3.